Masuk
Rasio NewsRasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Reading: Ketika Wartawan Kehilangan Persatuan, Kebenaran Pun Kehilangan Kekuatan
Share
Rasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Yudikatif
  • TNI – Polri
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Search
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
Rasio News > Berita > Nasional > Ketika Wartawan Kehilangan Persatuan, Kebenaran Pun Kehilangan Kekuatan
Nasional

Ketika Wartawan Kehilangan Persatuan, Kebenaran Pun Kehilangan Kekuatan

Terakhir diperbarui: 26 Maret 2026 14:44
Reporter Redaksi Diposting 26 Maret 2026 41 Views
Share
IMG 20260326 WA0075
SHARE

 

 

Oleh: Ev. Kefas Hervin Devananda, S.H., S.Th., M.Pd.K

Bogor ll Rasionews.com ll Ada satu kegelisahan yang jarang diucapkan, tetapi diam-diam dirasakan dalam dunia jurnalistik hari ini: kita masih berbicara tentang kebenaran, tetapi perlahan kehilangan kekuatan untuk menjaganya.

Bukan karena kita tidak mampu menulis.
Bukan karena kita tidak berani bersuara.

Melainkan karena kita terpecah.

Perpecahan itu tidak selalu terlihat. Ia hadir dalam sikap, dalam cara pandang, dalam jarak yang kita ciptakan antar sesama. Ia tumbuh dari ego yang tidak disadari, dari kepentingan yang tidak diakui, dan dari ketidakmauan untuk merendahkan diri.

Di titik ini, kita tidak sedang kehilangan kemampuan—
kita sedang kehilangan arah.

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menegaskan bahwa pers adalah pilar demokrasi. Ia memikul tanggung jawab besar: menyampaikan kebenaran, mendidik publik, dan menjadi kontrol sosial.

Namun pilar tidak berdiri hanya karena fungsi, tetapi karena kekuatan yang menopangnya.

Tanpa persatuan, pers hanya menjadi kumpulan suara yang tercerai-berai.
Tanpa kebersamaan, kebenaran kehilangan daya dorongnya.

Peribahasa Jawa telah lama mengingatkan, “rukun agawe santosa, crah agawe bubrah.”
Kerukunan melahirkan kekuatan, perpecahan membawa kehancuran.

Ini bukan sekadar kearifan lokal. Ini adalah realitas yang sedang kita hadapi.

Kita sering berbicara tentang tekanan dari luar—intimidasi, ketidakadilan, bahkan ancaman terhadap kebebasan pers. Semua itu nyata.

Namun ada luka yang lebih dalam, yang justru kita ciptakan sendiri: perpecahan di antara sesama wartawan.

Ketika kita lebih mudah mencurigai daripada mempercayai,
lebih cepat mengkritik daripada memahami,
lebih nyaman bersaing daripada berkolaborasi—

maka di situlah kekuatan kita runtuh dari dalam.

Peribahasa Jawa mengingatkan, “aja dumeh.”
Jangan merasa paling benar. Jangan merasa paling tinggi.

Baca Juga:  Haruskah Institusi Peradilan kita jadi Penilaian negatif Publik ?

Namun justru di situlah kita sering gagal. Kita mempertahankan posisi, tetapi kehilangan relasi. Kita menjaga identitas, tetapi mengorbankan kebersamaan.

Kode Etik Jurnalistik menuntut independensi, profesionalitas, dan integritas. Namun ketika etika hanya dipahami sebagai aturan, bukan sebagai nilai hidup, maka ia kehilangan maknanya.

Kita bisa menulis dengan benar, tetapi bersikap tidak benar.
Kita bisa mengkritik dengan tajam, tetapi kehilangan kepekaan.

Peribahasa Jawa berkata, “eling lan waspada.”
Ingat akan nilai, dan waspada terhadap penyimpangan.

Tetapi tanpa kesadaran, etika hanya akan menjadi formalitas.

Di atas semua itu, ada satu nilai yang sering kita abaikan: kasih.

Kasih bukan sekadar konsep rohani. Ia adalah dasar dari setiap persatuan yang sejati.

Kasih mengajarkan kerendahan hati.
Kasih menuntun kita untuk menerima perbedaan.
Kasih memampukan kita untuk berjalan bersama.

Namun ketika kasih digantikan oleh ego, maka yang lahir bukan persatuan, melainkan perpecahan yang halus namun mematikan.

Kita tidak kekurangan aturan.
Kita tidak kekurangan forum.
Kita tidak kekurangan wacana.

Yang kita kekurangan adalah keberanian untuk hidup dalam nilai itu sendiri.

Persatuan bukan sekadar strategi. Ia adalah tanggung jawab moral.

Pada akhirnya, kekuatan wartawan tidak terletak pada banyaknya tulisan, tetapi pada kesatuan sikap.

Kehadiran asosiasi wartawan atau organisasi jurnalis seharusnya menjadi ruang pemersatu, penjaga marwah profesi, serta benteng dalam memperjuangkan hak dan kepentingan jurnalis.

Bukan menjadi sekat.
Bukan menjadi pembeda.

Melainkan menjadi pengikat.

Solidaritas harus diwujudkan dalam tindakan.
Kekompakan harus dijaga dalam komitmen.

Karena hanya dengan kesatuan, wartawan mampu berdiri tegak menghadapi tekanan.
Hanya dengan kebersamaan, hak dan kepentingan jurnalis dapat diperjuangkan secara adil dan utuh.

Jika kita terus terpecah, maka kita bukan hanya melemahkan diri sendiri—
kita sedang melemahkan kebenaran itu sendiri.

Baca Juga:  Momentum Perkuat Kolaborasi, Wamen ATR/Waka BPN Hadiri Peringatan 96 Tahun Sumpah Pemuda di TMII

Tentang Penulis

Ev. Kefas Hervin Devananda, S.H., S.Th., M.Pd.K adalah jurnalis, aktivis, dan penggiat budaya yang aktif menyuarakan nilai-nilai kebenaran. Dengan latar belakang hukum, teologi, dan pendidikan Kristen, ia menggabungkan kedalaman pemikiran intelektual, spiritual, dan kearifan budaya dalam setiap tulisannya.

Melalui karya-karya reflektif dan kritis, ia mendorong insan pers untuk tidak hanya profesional dalam karya, tetapi juga memiliki integritas, kerendahan hati, serta kesadaran budaya sebagai fondasi dalam menjalankan peran sebagai penjaga nurani publik.

Bagikan Berita Ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA IMG 20260326 WA0088 Suhaemi Ketua DPC BPPKB Cilegon beserta jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026
BERITA BERIKUTNYA IMG 20260327 WA0025 Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Kantah Kabupaten Jombang Tetap Sediakan Informasi dan Pelayanan Pertanahan bagi Masyarakat
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan Pilih Rating!

- Advertisement -

Berita Populer

IMG 20260507 WA0074
Nasional
Kalideres Darurat Obat Terlarang? Konter HP Diduga Jadi Kedok, Sikap Sunyi Dan Senyapnya Kapolsek Kalideres Dipertanyakan
7 Mei 2026 23 Views
IMG 20260507 WA0009
Pendidikan
Kepsek SDN Padurenan IV All Out Dukung Siswa, Dua Atlet Cilik Sabet Juara Atletik O2SN
7 Mei 2026 22 Views
IMG 20260509 WA0062
Nasional
Diduga Jadi Korban Pengeroyokan dan Tindakan Premanisme di Pasar Lama Tangerang, Pelaku Usaha Tempuh Jalur Hukum
9 Mei 2026 19 Views
file 0000000055e071fa818f919a42333aae
Nasional
LSM Robin Hood 23 Kawal Kasus Nenek Dayanah, Terdakwa ST Divonis 2 Tahun 10 Bulan
8 Mei 2026 18 Views
IMG 20260509 WA0003
Nasional
PWOD Desak Presiden Prabowo Tata Ulang Dewan Pers: Independensi Bukan Berarti Tanpa Kontrol!
9 Mei 2026 17 Views
IMG 20260510 WA0127
Nasional
Rekom Suspend Satgas MBG Pandeglang Ke BGN Untuk Dapur SPPG Panimbang Jaya #008 Dinanti Publik
10 Mei 2026 17 Views
Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja
Jasa Backdrop Event Jogja
Jasa Backdrop Jogja

Pendidikan

Kepsek SDN Padurenan IV All Out Dukung Siswa, Dua Atlet Cilik Sabet Juara Atletik O2SN
7 Mei 2026 22 Views
IKAFEB UNAND Gelar Kegiatan Halal Bihalal Antar Alumni FEB UNAND di Jakarta Pusat
26 April 2026 33 Views
Transformasi Pendidikan Butuh Kolaborasi, Wamendikdasmen Fajar Soroti Peran Sekolah dan Guru
24 April 2026 42 Views
HALAL BIHALAL DI SMKN 10 BENGKULU UTARA PASCA IDUL FITRI 1447 H PENUH KEBERSAMAAN
2 April 2026 90 Views
Dra. Hj. Yeni Anita Susila M.Pd Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon , mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah/ 2026
19 Maret 2026 125 Views

Seputar Desa

IMG 20260219 WA0190
Puluhan Juta per Desa, Mesin Mati Total: Ada Apa dengan Dana Desa 2021?
19 Februari 2026 179 Views
IMG 20260218 WA0209
Ketua BPD Waringin kurung”inisial”S N ) Diduga Rangkap Jabatan PNS, Publik Desak Penegakan Aturan
18 Februari 2026 188 Views
Jaga Sumber Air Pegunungan, Harun Abdul Khafizh Dukung Penghijauan Trajumas
22 Desember 2025 260 Views
img 1763207046807
Pekerjaan Dana Desa Cirebon Baru Di Duga Jadi Ajang Korupsi?
15 November 2025 395 Views
IMG 20251114 WA0033
 “Warga Cibatu Geram: Alih Fungsi Lapangan Sepak Bola Diduga Sarat Pemalsuan dan Penyalahgunaan Wewenang”
14 November 2025 384 Views

Artikel Terkait:

IMG 20250613 WA0035 768x960 1
NasionalTNI – Polri

Polres Pekalongan Kota Pererat Silaturahmi Lewat Aksi Sosial di Hari Bhayangkara ke-79

13 Juni 2025 657 Views
1080x360
Nasional

Peringati Maulid Nabi, Kades Samborejo Tekankan Persatuan dan Gotong Royong

17 September 2025 99 Views
IMG 20251028 WA0059
Nasional

Pdt. Gilbert Lumoindong: Visi Sinai untuk Indonesia yang Bersatu!

28 Oktober 2025 81 Views
8
NasionalPemerintahan

Dishub dan Satlantas Lakukan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas Event Syawalan

17 April 2024 553 Views
Rasio News
  • rasionews25@gmail.com
  • 0813-2345-7193
  • 0817717715
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Ketika Wartawan Kehilangan Persatuan, Kebenaran Pun Kehilangan Kekuatan
Share
Copyright © 2023 PT. Rafa Canasha Media
Selamat Datang di RasioNews.com!

Masuk ke Akun Anda