Masuk
Rasio NewsRasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Reading: Kekerasan Terhadap Wartawan: Bayang-Bayang Ketakutan di Balik Berita
Share
Rasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Yudikatif
  • TNI – Polri
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Search
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
Rasio News > Berita > Nasional > Kekerasan Terhadap Wartawan: Bayang-Bayang Ketakutan di Balik Berita
Nasional

Kekerasan Terhadap Wartawan: Bayang-Bayang Ketakutan di Balik Berita

Terakhir diperbarui: 22 Agustus 2025 15:17
Reporter Redaksi Diposting 22 Agustus 2025 79 Views
Share
IMG 20250822 WA0036
SHARE

RasioNews.com

Di balik berita yang kita baca setiap hari, ada bayang-bayang ketakutan yang menghantui para jurnalis. Kekerasan terhadap wartawan bukan lagi menjadi hal yang asing di Indonesia. Dari pemukulan hingga ancaman, para jurnalis terus berhadapan dengan risiko yang mengancam kebebasan pers dan hak-hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat dan independen.

Sebagai pilar keempat demokrasi, wartawan memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan memastikan bahwa masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan transparan. Namun, ironisnya, wartawan seringkali mendapatkan perlakuan yang tidak semestinya, bahkan kekerasan dan ancaman, dalam menjalankan tugasnya.

Kerja wartawan bukanlah pekerjaan yang mudah. Mereka harus bekerja di lapangan, menghadapi situasi yang tidak terduga, dan berhadapan dengan berbagai macam orang. Dari pejabat pemerintah hingga masyarakat biasa, wartawan harus dapat membangun hubungan yang baik dan mendapatkan informasi yang akurat. Namun, dalam menjalankan tugasnya, wartawan sering kali menghadapi risiko dan tantangan yang besar.

Sayangnya, beberapa pejabat tampaknya alergi dengan kehadiran wartawan dan melecehkan tugas mereka. Mereka sering kali menganggap wartawan sebagai pengganggu dan tidak mau diwawancarai atau memberikan informasi. Bahkan, beberapa pejabat ada yang mengancam dan melakukan kekerasan terhadap wartawan yang berusaha menjalankan tugasnya.

Baru-baru ini, kita dikejutkan dengan kasus kekerasan terhadap wartawan saat meliput kunjungan Kementerian Lingkungan Hidup di PT Genesis Regeneration Smelting (GRS), Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang. Dua anggota Brimob diamankan terkait insiden tersebut. Kasus ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Banyak wartawan yang telah mengalami kekerasan dan ancaman dalam menjalankan tugasnya, seperti kasus pembunuhan wartawan Udin pada tahun 1996 di Yogyakarta, kasus kekerasan terhadap wartawan Tempo pada tahun 2003 oleh oknum aparat, dan kasus pemukulan terhadap wartawan RCTI pada tahun 2011 oleh oknum polisi.

Baca Juga:  Dewan Pakar FPII Harry Wibowo,Kecam Pernyataan Wakil Walikota Serang yang terkesan ingin* *Membungkam Kebebasan Pers

Selain itu, terdapat juga kasus kekerasan terhadap wartawan lainnya, seperti pengeroyokan wartawan, teror bom di kantor redaksi, pengrusakan mobil jurnalis, pelarangan liputan, dan kekerasan berbasis gender terhadap wartawan. Semua kasus ini menunjukkan bahwa kekerasan terhadap wartawan bukanlah sekadar insiden, tetapi merupakan gejala dari penyakit yang lebih serius, yaitu tidak adanya kesadaran akan pentingnya kebebasan pers dan hak-hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat dan independen.

Kekerasan terhadap wartawan juga dapat dipicu oleh kepentingan-kepentingan tertentu yang tidak ingin kebenaran terungkap. Seperti yang dikatakan dalam peribahasa Jawa, “Ajining dhiri dumunung ana ing lathi, ajining raga ana ing busana”, yang berarti bahwa harga diri seseorang terletak pada kata-katanya, dan harga diri seseorang juga dapat dilihat dari perilakunya.

Dalam konteks ini, Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik menjadi sangat relevan. Pasal 4 Undang-Undang Pers menjamin kebebasan pers dan melarang adanya sensor terhadap karya jurnalistik. Sementara itu, Kode Etik Jurnalistik Pasal 1 menyebutkan bahwa wartawan Indonesia menjunjung tinggi kebebasan pers dan berpegang pada prinsip-prinsip jurnalistik yang independen dan profesional.

Dalam kasus kekerasan terhadap wartawan di Serang, Polda Banten telah mengamankan dua anggota Brimob yang diduga terlibat. Namun, tindakan tegas dan transparan perlu dilakukan untuk memastikan bahwa kasus ini tidak berhenti hanya sebagai insiden biasa. Pelaku kekerasan harus diadili dan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.

Oleh karena itu, sudah saatnya semua pihak menyadari peran penting wartawan dalam pembangunan nasional. Pemerintah dan aparat penegak hukum harus memastikan bahwa wartawan mendapatkan perlindungan hukum sesuai dengan amanat konstitusi dalam negara kita. Kita tidak bisa membiarkan kekerasan terhadap wartawan terus berlanjut dan mengancam kebebasan pers. Saatnya kita bertindak tegas untuk melindungi wartawan dan memastikan bahwa mereka dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan bebas. Dengan demikian, kita dapat membangun Indonesia yang lebih demokratis, transparan, dan berkeadilan.

Baca Juga:  Percepat Proses Digitalisasi, Kementerian ATR/BPN Dorong Penerapan Akta Tanah Elektronik

*Oleh Kefas Hervin Devananda [Romo Kefas] Jurnalis Pewarna Indonesia [Ketua Presidium FORMAKSI]*

Keterangan gambar Ilustrasi Foto – Teknologi AI

Bagikan Berita Ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA IMG 20250822 WA0019 Samsul Bahri Ketua GWI :​Kekerasan terhadap Pers di Serang: Demokrasi di Ujung Tanduk
BERITA BERIKUTNYA Agendakan Kunjungan ke Maluku Utara, Menteri Nusron Komitmen Kawal Sinergi Jajaran di Moloku Kie Raha
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan Pilih Rating!

- Advertisement -

Berita Populer

IMG 20260728 WA0117
Pendidikan
Saat Hujan Tergenang, Lapangan Upacara SD Negeri Ciruas 5 Dinilai Perlu Segera Direhabilitasi
28 Juli 2026 21 Views
IMG 20260727 WA0120
Hukum
TANGGAPAN TERBUKA KUASA HUKUM MORATUA GAJAH
27 Juli 2026 21 Views
IMG 20260726 WA0107
Pendidikan
500 Atlet Ramaikan Festival Renang Piala Disdikbud Tangsel 2026, Akuatik Banten Apresiasi Pembinaan Bibit Juara
26 Juli 2026 20 Views
IMG 20260725 WA0137
Nasional
FORJA Banten Kawal Revitalisasi Situ Cikedal hingga Tuntas, Kontraktor Diingatkan Tak Abaikan Spesifikasi dan Mutu
25 Juli 2026 20 Views
IMG 20260725 WA0144
Nasional
Pengajian Bulanan Warga RT/RW 09 Duri Pulo Jadi Sarana Memperkuat Keimanan dan Kebersamaan
25 Juli 2026 18 Views
IMG 20260727 WA0106
TNI – Polri
Bareskrim Bongkar Dugaan Keterlibatan Oknum Polres Tangsel, Polri: Tidak Ada Ampun bagi Pelaku Narkoba
27 Juli 2026 17 Views
Jasa Website & Artikel SEO
Jasa Website & Artikel SEO

Pendidikan

Saat Hujan Tergenang, Lapangan Upacara SD Negeri Ciruas 5 Dinilai Perlu Segera Direhabilitasi
28 Juli 2026 21 Views
500 Atlet Ramaikan Festival Renang Piala Disdikbud Tangsel 2026, Akuatik Banten Apresiasi Pembinaan Bibit Juara
26 Juli 2026 20 Views
Universitas Paramadina – INDEF: Ini PR Besar RI untuk Tembus Pasar Halal Global
24 Juli 2026 27 Views
Silaturahmi Insan Pers di Saung Jurnalis detikPerkara: Menyatukan Langkah, Meneguhkan Kepedulian kepada Anak Yatim
15 Juli 2026 25 Views
Dengan Edukasi P4GN, GANNAS Ajak Siswa SMAN 13 Ciledug Katakan Tidak Pada Narkoba
15 Juli 2026 27 Views

Seputar Desa

IMG 20260724 WA0216
Pemerintah Desa Harapankarya Apresiasi Bantuan Rumah Layak Huni Rp25 Juta dari BAZNAS Provinsi Banten
24 Juli 2026 25 Views
Screenshot 20260707 150907
Pencapaian Desa Cawet Sukseskan PTSL 2026 dengan Antusias Pendaftar Warga Desa
7 Juli 2026 151 Views
IMG 20260622 WA0085
FRIC Soroti Sikap Kepala Desa Kaduagung yang Dinilai Sulit Dikonfirmasi, Komitmen Keterbukaan Informasi Dipertanyakan
22 Juni 2026 55 Views
IMG 20260519 WA0030
OPERASIONAL MOBIL SIAGA DESA PANIMBANG JAYA JADI PERDEBATAN
19 Mei 2026 112 Views
IMG 20260219 WA0190
Puluhan Juta per Desa, Mesin Mati Total: Ada Apa dengan Dana Desa 2021?
19 Februari 2026 295 Views

Artikel Terkait:

IMG 20241030 WA0018
Nasional

Mandor Pekerja PDAM Diduga Tutup Mata Abaikan KIP 

30 Oktober 2024 287 Views

Menteri Nusron: Masyarakat Adat Papua Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton Perkembangan Ekonomi

25 November 2025 80 Views
IMG 20250320 205133
Nasional

JAM-Pidum Terima Kunjungan Kedutaan Belanda Bahas Implementasi KUHP Baru dan Inovasi Pidana Alternatif

20 Maret 2025 189 Views
IMG 20240423 WA0062
Seputar DesaNasional

Tanggapan PT. HAI Terkait Tuntutan Warga Desa Wangandowo Kabupaten Pekalongan, Humas : Minta Waktu 3 Minggu

23 April 2024 870 Views
Rasio News
  • rasionews25@gmail.com
  • 0813-2345-7193
  • 0817717715
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Kekerasan Terhadap Wartawan: Bayang-Bayang Ketakutan di Balik Berita
Share
Copyright © 2023 PT. Rafa Canasha Media
Selamat Datang di RasioNews.com!

Masuk ke Akun Anda