Masuk
Rasio NewsRasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Reading: Minta Tindakan Nyata, BAPERA: Kios Pupuk yang Langgar Aturan di Cibitung Kecamatan Munjul Harus Diberi Sanksi
Share
Rasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Yudikatif
  • TNI – Polri
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Search
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
Rasio News > Berita > Hukum > Minta Tindakan Nyata, BAPERA: Kios Pupuk yang Langgar Aturan di Cibitung Kecamatan Munjul Harus Diberi Sanksi
Hukum

Minta Tindakan Nyata, BAPERA: Kios Pupuk yang Langgar Aturan di Cibitung Kecamatan Munjul Harus Diberi Sanksi

Terakhir diperbarui: 3 April 2026 15:31
Reporter Redaksi Diposting 3 April 2026 149 Views
Share
IMG 20260403 WA0092
SHARE

 

 

Pandeglang, Banten ll rasionews.com ll  Dugaan pelanggaran dalam distribusi pupuk subsidi kembali menjadi sorotan publik dan memicu perhatian luas di tingkat nasional.Salah satu kios pupuk subsidi di Desa Cibitung, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, diduga menjual pupuk subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) serta melayani pembelian di luar wilayah binaan. Kondisi ini mendorong desakan kuat dari berbagai pihak agar pemerintah segera mengambil tindakan nyata dan tegas.

 

Sorotan ini mencuat setelah adanya laporan dari unsur sosial kontrol di Kabupaten Pandeglang yang juga tergabung dalam organisasi Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA). Menindaklanjuti informasi yang berkembang di media massa, Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) bersama Dinas Pertanian setempat langsung bergerak melakukan investigasi mendalam terhadap kios pupuk yang diduga melanggar aturan tersebut.

 

Berdasarkan hasil penelusuran awal di lapangan, kios tersebut diduga menjual pupuk subsidi jenis Urea dan NPK Phonska dengan harga mencapai sekitar Rp230 ribu per kuintal. Harga tersebut dinilai jauh melampaui HET yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu, kios juga diduga melayani pembelian dari luar wilayah binaan, meskipun masih berada dalam satu kecamatan.

 

Praktik ini jelas bertentangan dengan sistem distribusi pupuk bersubsidi yang telah diatur secara ketat oleh pemerintah. Pupuk subsidi sejatinya hanya diperuntukkan bagi petani yang terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dan wajib disalurkan sesuai wilayah kerja kios resmi yang telah ditentukan. Pelanggaran terhadap aturan ini berpotensi merugikan petani yang berhak sekaligus mengganggu stabilitas distribusi pupuk secara nasional.

 

Salah seorang sosial kontrol di Kabupaten Pandeglang, Irfan Bulle, menegaskan bahwa tindakan tegas harus segera dilakukan oleh pihak berwenang, baik di tingkat daerah maupun pusat. Ia menilai praktik semacam ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani kecil.

Baca Juga:  LSM Bungoeng Lam Jaroe Aceh, Surati Kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia Di Jakarta Dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Langsa

 

“Setiap kios pupuk yang menjual pupuk melebihi HET harus diberi sanksi berat. Selain itu, izin usahanya harus dicabut dan wajib mengembalikan selisih harga kepada petani. Bahkan, jika terbukti, harus diproses secara pidana,” tegas Irfan.

 

Dasar Hukum dan Ancaman Sanksi

Distribusi pupuk subsidi di Indonesia diatur dalam berbagai regulasi yang mengikat. Di antaranya adalah Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) terkait alokasi dan penetapan HET pupuk bersubsidi, yang secara tegas mengatur harga maksimum serta mekanisme penyaluran kepada petani berdasarkan RDKK.

 

Selain itu, ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan melarang pelaku usaha memperjualbelikan barang yang tidak sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana.

 

Lebih jauh, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen juga memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk petani, dari praktik perdagangan yang merugikan, seperti manipulasi harga atau distribusi yang tidak sesuai ketentuan.

 

Dalam konteks pupuk bersubsidi, pelanggaran distribusi juga dapat dikategorikan sebagai penyalahgunaan barang yang mendapatkan subsidi dari negara. Oleh karena itu, pelaku dapat dijerat dengan sanksi yang cukup berat, antara lain:

– Sanksi administratif berupa teguran, pembekuan, hingga pencabutan izin usaha kios

– Kewajiban mengembalikan kerugian atau selisih harga kepada petani

– Denda pidana hingga miliaran rupiah

– Ancaman pidana penjara bagi pelanggaran berat sesuai ketentuan hukum yang berlaku

Irfan Bulle juga menekankan bahwa pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian, harus menunjukkan komitmen nyata dalam menindak tegas pelaku pelanggaran distribusi pupuk subsidi.

 

“Ini saatnya komitmen Menteri Pertanian dibuktikan. Kios-kios nakal harus ditindak tegas, bahkan dicabut izinnya. Penjualan pupuk di atas HET adalah pelanggaran serius yang bisa diproses pidana, dengan denda hingga Rp5 miliar atau hukuman penjara,” ujarnya.

Baca Juga:  Syarat Kualifikasi Pendidikan Calon Jaksa Dianggap Diskriminatif, Dua Alumni FSH UIN Jakarta Uji UU Kejaksaan ke MK

 

Desakan Penegakan Hukum
Kasus ini menjadi perhatian serius karena pupuk subsidi merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan nasional. Ketika distribusinya disalahgunakan, dampaknya langsung dirasakan oleh petani, terutama di daerah yang sangat bergantung pada subsidi pemerintah.

 

Hingga saat ini, KP3 bersama Dinas Pertanian masih terus melakukan pendalaman terhadap temuan di lapangan. Jika terbukti terjadi pelanggaran, maka kasus ini berpotensi dilimpahkan kepada aparat penegak hukum untuk proses lebih lanjut.

 

Sejumlah pihak pun mendesak agar pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada tahap investigasi, tetapi juga berani mengambil langkah konkret dan tegas. Penindakan yang konsisten dinilai penting untuk memberikan efek jera sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap program subsidi pemerintah.

 

Ke depan, pengawasan distribusi pupuk subsidi diharapkan semakin diperketat melalui sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Transparansi, akuntabilitas, serta ketegasan dalam penegakan hukum menjadi kunci utama agar pupuk subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

catatan redaksi : redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi menurut sesuai undang – undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers

Bagikan Berita Ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA IMG 20260403 WA0061 Dari Salib Menuju Hidup Baru: Pesan Tegas Romo Kefas di Momen Paskah 2026
BERITA BERIKUTNYA IMG 20260403 WA0149 Ketua Umum TOPAN RI Angkat Jeffri Santoso sebagai Wakil Ketua Umum Periode 2026
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan Pilih Rating!

- Advertisement -

Berita Populer

IMG 20260815 WA0489
Hukum
Ada Apa di Desa Jayabakti? Pokja IWO Indonesia Lawan Sikap Tertutup Pemdes Lewat Jalur Hukum
15 Agustus 2026 24 Views
IMG 20260813 WA0095
Hukum
‎Haji Uma Minta KBRI Antananarivo Selamatkan Dua Warga Aceh Diduga Jadi Korban TPPO di Madagaskar
13 Agustus 2026 23 Views
IMG 20260816 WA0058
TNI – Polri
Kapolda Banten Hadiri Pengukuhan Paskibraka dan Pasukan 45 Provinsi Banten 2026
16 Agustus 2026 22 Views
IMG 20260815 WA0102
TNI – Polri
Polda Banten Tegaskan Penyidik Bekerja Berdasarkan Alat Bukti berdasarkan KUHAP
15 Agustus 2026 22 Views
IMG 20260817 WA0034
Pendidikan
Di Hut RI Ke 81,Kadindibud Kota Cilegon ajak masyarakat berkarya dan memajukan pendidikan demi Indonesia yang lebih maju
17 Agustus 2026 20 Views
IMG 20260816 WA0272
TNI – Polri
Gelorakan Kemerdekaan! Wakapolres Cilegon Serukan Gelombang Persatuan dan Kebangkitan Nasional di HUT ke-81 RI
16 Agustus 2026 20 Views
Jasa Website & Artikel SEO
Jasa Website & Artikel SEO

Pendidikan

Di Hut RI Ke 81,Kadindibud Kota Cilegon ajak masyarakat berkarya dan memajukan pendidikan demi Indonesia yang lebih maju
17 Agustus 2026 20 Views
Mendekati HUT ke-81 Republik Indonesia, Kadisdik Kota Tangerang Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
1 Agustus 2026 31 Views
Saat Hujan Tergenang, Lapangan Upacara SD Negeri Ciruas 5 Dinilai Perlu Segera Direhabilitasi
28 Juli 2026 36 Views
500 Atlet Ramaikan Festival Renang Piala Disdikbud Tangsel 2026, Akuatik Banten Apresiasi Pembinaan Bibit Juara
26 Juli 2026 38 Views
Universitas Paramadina – INDEF: Ini PR Besar RI untuk Tembus Pasar Halal Global
24 Juli 2026 50 Views

Seputar Desa

IMG 20260807 WA0079
Jumat Berkah di Nerogtog: Lurah Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
7 Agustus 2026 20 Views
IMG 20260724 WA0216
Pemerintah Desa Harapankarya Apresiasi Bantuan Rumah Layak Huni Rp25 Juta dari BAZNAS Provinsi Banten
24 Juli 2026 45 Views
Screenshot 20260707 150907
Pencapaian Desa Cawet Sukseskan PTSL 2026 dengan Antusias Pendaftar Warga Desa
7 Juli 2026 166 Views
IMG 20260622 WA0085
FRIC Soroti Sikap Kepala Desa Kaduagung yang Dinilai Sulit Dikonfirmasi, Komitmen Keterbukaan Informasi Dipertanyakan
22 Juni 2026 68 Views
IMG 20260519 WA0030
OPERASIONAL MOBIL SIAGA DESA PANIMBANG JAYA JADI PERDEBATAN
19 Mei 2026 129 Views

Artikel Terkait:

Screenshot 2024 12 17 19 51 39 65 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817
NasionalAdvertorialartikelBisnisE-PaperEdukasiEkonomiEntertainmentHukumLifestyleOlahragaOtomotifParlementariaPemerintahanPendidikanPolitikSeputar DesaTeknologiTNI – PolriYudikatif

Mandor Dan Pelaksana CV Ubay Bersaudara Di Perumahan Keroncong Jatiuwung Tangerang, Diduga Tidak Pedulikan Pekerja 

17 Desember 2024 265 Views
IMG 20250205 231024
Hukum

PERSAJA Gelar Rapat Pengurus Pusat Periode 2025-2027, Bahas Isu Penegakan Hukum dan Pengembangan Organisasi

5 Februari 2025 239 Views
IMG 20241029 WA0145
Hukum

Tim Penyidik JAM PIDSUS Tetapkan 2 Orang Tersangka dalam Perkara Impor Gula Salah Satunya Eks Menteri Perdagangan Berinisal TTL

30 Oktober 2024 170 Views
IMG 20250212 WA0226
Hukum

Konglomerat Brebes Diduga Terlibat Perjudian Pilkada, Notaris Nur Chasanah Akui Menerima Titipan Uang Milyaran Rupiah

12 Februari 2025 159 Views
Rasio News
  • rasionews25@gmail.com
  • 0813-2345-7193
  • 0817717715
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Minta Tindakan Nyata, BAPERA: Kios Pupuk yang Langgar Aturan di Cibitung Kecamatan Munjul Harus Diberi Sanksi
Share
Copyright © 2023 PT. Rafa Canasha Media
Selamat Datang di RasioNews.com!

Masuk ke Akun Anda