Masuk
Rasio NewsRasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Reading: Pasokan Pupuk Subsidi di Lilirilau Disorot, Luas Lahan Ribuan Hektare Dinilai Tak Seimbang dengan Distribusi
Share
Rasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Yudikatif
  • TNI – Polri
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Search
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
Rasio News > Berita > Nasional > Pasokan Pupuk Subsidi di Lilirilau Disorot, Luas Lahan Ribuan Hektare Dinilai Tak Seimbang dengan Distribusi
Nasional

Pasokan Pupuk Subsidi di Lilirilau Disorot, Luas Lahan Ribuan Hektare Dinilai Tak Seimbang dengan Distribusi

Terakhir diperbarui: 17 Mei 2026 16:37
Reporter Redaksi Diposting 17 Mei 2026 78 Views
Share
IMG 20260517 WA0009
SHARE

 

Soppeng ll rasionews.com ll Persoalan distribusi pupuk subsidi kembali menjadi sorotan di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Di tengah dorongan pemerintah terhadap penguatan ketahanan pangan nasional dan peningkatan produksi jagung, pasokan pupuk subsidi di Kecamatan Lilirilau dinilai belum sebanding dengan luas lahan pertanian serta tingginya kebutuhan petani pada musim tanam tahun ini.
Kecamatan Lilirilau diketahui menjadi salah satu wilayah dengan aktivitas pertanian cukup besar di Kabupaten Soppeng, khususnya untuk komoditas jagung. Berdasarkan data statistik pemerintah daerah, luas lahan pertanian tanah kering untuk tanaman jagung di wilayah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 10.000 hektare.
Dengan luasan lahan tersebut, kebutuhan pupuk setiap musim tanam dinilai sangat tinggi. Petani membutuhkan pupuk dalam jumlah besar untuk menjaga produktivitas tanaman, terutama saat memasuki fase awal pertumbuhan yang sangat menentukan hasil panen.
Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lilirilau, Haji Hansiar, menjelaskan kebutuhan pupuk untuk tanaman jagung per hektare memang cukup besar. Menurutnya, rata-rata penggunaan pupuk urea mencapai sekitar 250 kilogram per hektare, sedangkan pupuk Phonska berkisar 300 kilogram per hektare.
“Kalau melihat luas lahan pertanian jagung yang ada di Lilirilau, tentu kebutuhan pupuk petani juga sangat besar. Untuk satu hektare saja, kebutuhan pupuk sudah ratusan kilogram,” ujar Haji Hansiar.
Jika dihitung berdasarkan kebutuhan tersebut, total kebutuhan pupuk untuk ribuan hektare lahan jagung di Kecamatan Lilirilau diperkirakan mencapai ribuan ton dalam satu musim tanam. Kondisi inilah yang kemudian memunculkan kekhawatiran ketika pasokan pupuk subsidi yang masuk ke tingkat pengecer dinilai masih sangat terbatas.
Ketua DPD APKAN RI Kabupaten Soppeng, Jamaluddin, menilai distribusi pupuk subsidi yang saat ini masuk ke pengecer resmi belum mencerminkan kebutuhan riil petani di lapangan. Ia menyoroti adanya pasokan yang hanya berkisar lima ton ke pengecer resmi, sementara kebutuhan petani terus meningkat seiring dimulainya musim tanam.
“Kalau hanya sekitar lima ton yang masuk ke pengecer resmi, tentu sangat jauh dari kata cukup. Sementara lahan pertanian jagung kita mencapai ribuan hektare dan petani sedang aktif melakukan penanaman,” kata Jamaluddin.
Menurut dia, persoalan pupuk subsidi hampir selalu muncul setiap musim tanam dan menjadi keluhan utama petani. Kondisi itu dinilai berpotensi memengaruhi produktivitas pertanian apabila distribusi tidak segera diperbaiki.
Ia juga meminta pemerintah bersama pihak terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyaluran pupuk subsidi, mulai dari alokasi hingga distribusi di tingkat lapangan. Menurutnya, penentuan kuota pupuk seharusnya mempertimbangkan luas lahan, kebutuhan tanaman, dan jumlah petani aktif agar distribusi lebih tepat sasaran.
“Jangan sampai target ketahanan pangan terus digencarkan, tetapi kebutuhan dasar petani justru tidak terpenuhi. Pupuk ini kebutuhan utama petani untuk menjaga hasil produksi,” ujarnya.
Di lapangan, sejumlah petani mengaku mulai kesulitan mendapatkan pupuk subsidi karena stok di pengecer cepat habis. Sebagian petani bahkan terpaksa membeli pupuk nonsubsidi dengan harga lebih tinggi agar jadwal tanam tidak tertunda.
Kondisi tersebut dinilai menambah beban biaya produksi petani di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Petani berharap adanya tambahan alokasi pupuk subsidi dalam waktu dekat agar proses tanam jagung dapat berjalan maksimal dan target produksi tetap tercapai.
Persoalan pupuk subsidi sendiri selama beberapa tahun terakhir menjadi isu berulang di berbagai daerah sentra pertanian. Keterbatasan pasokan, keterlambatan distribusi, hingga ketidaksesuaian alokasi dengan kebutuhan lapangan masih menjadi tantangan yang belum sepenuhnya terselesaikan.
Bagi petani di Lilirilau, ketersediaan pupuk bukan sekadar persoalan distribusi barang, melainkan menyangkut keberlangsungan produksi pertanian dan sumber penghidupan masyarakat tani. Karena itu, mereka berharap pemerintah tidak hanya fokus pada target produksi nasional, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar petani benar-benar tersedia di lapangan.

Bagikan Berita Ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA IMG 20260516 WA0062 TKT Desa Citeureup Gelar Pengajian Bulanan di Masjid Arrahman Kp Padasuka
BERITA BERIKUTNYA IMG 20260517 WA0011 Politik Indonesia Sedang Sakit: Ketika Kekuasaan Mengalahkan Hati Nurani
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan Pilih Rating!

- Advertisement -

Berita Populer

IMG 20260927 WA0186
Hukum
Ribuan Massa BPPKB Banten Turun, Soroti Dugaan Terbitnya Izin Keramaian Polres Pandeglang Terhadap Organisasi Yang Bersengketa Hukum
27 September 2026 52 Views
IMG 20261001 WA0154
Nasional
Dirut RS Hermina Cilegon dan Jajaran Sampaikan Pesan Kebangsaan di Hari Lahir Pancasila 2026
1 Oktober 2026 32 Views
IMG 20260930 105859
Nasional
Desa Sukarame kecamatan Sukarame kabupaten Tasikmalaya Menyalurkan Bantuan Beras Dari Kemensos RI1154 KPM
30 September 2026 30 Views
IMG 20260930 WA0029
Nasional
Dampak Kemarau Panjang ,Kodim Boyolali Hadir Bantu Masyarakat Dengan Menyalurkan Air Bersih
30 September 2026 29 Views
IMG 20260928 WA0040
Olahraga
Sultan Agung Fun Run 2026 Diikuti 10.600 Peserta, Semarak HUT ke-81 RSI Sultan Agung Semarang
28 September 2026 29 Views
Nasional
Horror-Crime-Action Bikin Tegang dari Detik Awal Film Tayang dan Dapat Antusiasme Tinggi di Hari Pertama
28 September 2026 27 Views
Jasa Website & Artikel SEO
Jasa Website & Artikel SEO

Pendidikan

Revitalisasi SDN Patia 2 Berjalan Sesuai Spek dan RAB, Warga: Terima Kasih Pemerintah, Demi Masa Depan Anak-anak
1 Oktober 2026 25 Views
SMK Negeri 1 Wanasalam Rutin Gelar Korve dan Gerakan Banten Bersih Setiap Jumat
27 September 2026 35 Views
Kuliah Gratis PTN, Wakil Rektor Paramadina Soroti Masa Depan PTS
26 September 2026 26 Views
Di Hut RI Ke 81,Kadindibud Kota Cilegon ajak masyarakat berkarya dan memajukan pendidikan demi Indonesia yang lebih maju
17 Agustus 2026 79 Views
Mendekati HUT ke-81 Republik Indonesia, Kadisdik Kota Tangerang Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
1 Agustus 2026 67 Views

Seputar Desa

IMG 20260807 WA0079
Jumat Berkah di Nerogtog: Lurah Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
7 Agustus 2026 52 Views
IMG 20260724 WA0216
Pemerintah Desa Harapankarya Apresiasi Bantuan Rumah Layak Huni Rp25 Juta dari BAZNAS Provinsi Banten
24 Juli 2026 82 Views
Screenshot 20260707 150907
Pencapaian Desa Cawet Sukseskan PTSL 2026 dengan Antusias Pendaftar Warga Desa
7 Juli 2026 214 Views
IMG 20260622 WA0085
FRIC Soroti Sikap Kepala Desa Kaduagung yang Dinilai Sulit Dikonfirmasi, Komitmen Keterbukaan Informasi Dipertanyakan
22 Juni 2026 119 Views
IMG 20260519 WA0030
OPERASIONAL MOBIL SIAGA DESA PANIMBANG JAYA JADI PERDEBATAN
19 Mei 2026 171 Views

Artikel Terkait:

IMG 20260427 101859 1
Nasional

Anggota DPRD Jabar M Lilah Sahrul Mubarok, S. Sos Jadi Narasumber Sosialisasi Pekerja Migran di Desa Cipakat

27 April 2026 82 Views
IMG 20251027 WA0080
Nasional

Pewarna Beraksi: Rakernas 2025 Siapkan Amunisi untuk Jurnalis Garda Depan!

27 Oktober 2025 102 Views
IMG 20240908 WA00261
Nasional

Terik Matahari, Maryono Semangati Peserta Turnamen SRD Cup di Uwung Jaya

8 September 2024 221 Views
IMG 20231226 WA0176
Nasional

KONSOLIDASI INTERNAL PDIP KABUPATEN TEGAL BERSAMA PAC SLAWI DAN LEBAKSIU

26 Desember 2023 215 Views
Rasio News
  • rasionews25@gmail.com
  • 0813-2345-7193
  • 0817717715
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Pasokan Pupuk Subsidi di Lilirilau Disorot, Luas Lahan Ribuan Hektare Dinilai Tak Seimbang dengan Distribusi
Share
Copyright © 2023 PT. Rafa Canasha Media
Selamat Datang di RasioNews.com!

Masuk ke Akun Anda