Masuk
Rasio NewsRasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Reading: Kepsek SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan Akui Tahan Ratusan Ijazah, Begini Kronologisnya
Share
Rasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Yudikatif
  • TNI – Polri
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Search
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
Rasio News > Berita > Nasional > Kepsek SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan Akui Tahan Ratusan Ijazah, Begini Kronologisnya
Nasional

Kepsek SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan Akui Tahan Ratusan Ijazah, Begini Kronologisnya

Terakhir diperbarui: 22 April 2025 16:03
Reporter Kabiro Pekalongan Raya Diposting 22 April 2025 620 Views
Share
IMG 20250422 WA0037
SHARE

Kota Pekalongan-Rasionews, Kepala SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan Khusnawan tidak membantah ratusan ijazah milik siswanya masih tertahan di rak penyimpanan sekolah. Ijazah tersebut ada yang belum diambil sejak 2005.

“Persisnya memang belum kami hitung tapi jumlahnya seratusan ada,” ungkapnya usai mediasi antara perwakilan orang tua murid di Ruang Tata Usaha SMK Muhammadiyah, Selasa 22 April 2025.

Kendati demikian ijazah yang tertahan di sekolah tiap tahun jumlahnya semakin berkurang tiap kali ada kelulusan karena beberapa alumni ada yang menebus atau membayar kekurangan administrasi.
655eb215ca0b46499b7e3348c0cd79c6
Ia menyebut ada sejumlah faktor yang melatarbelakangi ijazah tidak diambil seperti tunggakan pembayaran administrasi sekolah, sengaja tidak diambil karena sudah nyaman bekerja atau melanjutkan sekolah dan meninggal dunia.

“Untuk kasus yang meninggal dunia kami berinisiatif untuk mengantarkannya ke rumah. Awalnya kami tidak mengetahui informasinya, akan tetapi setelah tahu kami serahkan kepada keluarganya,” ujar Khusnawan.

Adapun menanggapi permasalahan para orang tua dan alumni yang mengeluhkan ijazah masih ditahan oleh sekolah maka pihaknya tidak bisa memutuskan sendiri karena harus dibicarakan dengan yayasan.

“Pada dasarnya kami tidak ingin memberatkan orang tua, akan tetapi tidak juga memberatkan kami. Jadi kami carikan win win solution agar agar kebutuhan orang tua terpenuhi,” jelasnya.

Khusnawan mengatakan akan mempertimbangkan masukan dari perwakilan orang tua murid sebagai bahan evaluasi ke depannya apakah ijazah yang masih tertinggal di sekolah bisa diberikan ke pemiliknya karena menyimpan ijazah terlalu lama juga ada resikonya.

Sebagai tambahan informasi, SMK Muhammadiyah memiliki 470 siswa dan 61 karyawan dengan rincian 41 di antaranya adalah guru. Pihak sekolah secara berkala atau tiap tiga bulan sekali menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp 1,6 juta per anak dan juga ada bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) sebesar Rp 1,8 juta bagi 140 siswa penerima.

“Jadi kami ilustrasikan 30 persen dari dana BOS dipakai untuk gaji guru dan sisanya untuk operasional sekolah seperti bayar listrik, perawatan, alat praktek dan lain-lain,” urainya.

Kemudian ada lagi uang pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sebesar Rp 320 ribu untuk kelas satu dan dua serta kelas tiga sebesar Rp 420 rbu di mana Rp 100 ribu dipakai untuk cicilan persiapan ujian lintas industri seperti membayar penguji atau mengundang narasumber.

Sementara itu Ketua LBH Adhyaksa, Didik Pramono yang mewakili sejumlah orang tua murid dan alumni meminta kepada pengelola SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan untuk mempertimbangkan langkah pengembalian ratusan ijazah yang ditahan sejak 2005 hingga 2025.

“Kami tidak ragu-ragu melaporkan kasus penahanan ratusan ijazah ini kepada Ombudsman maupun ke Provinsi Jawa Tengah termasuk kepada pemerintah pusat,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan sejumlah orang tua murid dan alumni SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan yang mengaku ijazahnya ditahan sejak 2021. Tidak hanya ijazah, pihak sekolah juga meminta uang yang nominalnya cukup besar bila ingin mendapatkan salinan atau fotokopi ijazah.

Salah satu alumni DA (21) mengatakan dirinya sudah pernah mengajukan keringanan ke sekolah namun tetap diwajibkan untuk melunasi tunggakan SPP sebesar Rp 4 juta lebih. Ia sudah menceritakan kondisi orang tuanya yang bekerja sebagai tukang parkir kesulitan keuangan lantaran terdampak Pandemi Covid-19.

Akibat ijazah ditahan oleh sekolah menyebabkan dirinya kesulitan mencari pekerjaan dan terpaksa menganggur selama dua tahun dan untuk memenuhi kebutuhan dirinya bekerja membantu teman yang berbisnis online. Ia berharap dengan adanya pengaduan ke lembaga hukum bisa membantunya mendapatkan kembali ijazahnya. (Tri)

SC: udinpwi

Bagikan Berita Ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA 1745247887818 PWI Kota Pekalongan Gelar Halal Bihalal dan Bincang Hangat Bersama Ketua DPRD, Bahas Masalah Sampah hingga Sinergi Penanganan
BERITA BERIKUTNYA IMG 20250422 WA0093 Sekjen LSM KPK kabupaten Tangerang, Diminta Camat Cisoka Evaluasi Proyek pekerjaan Paving Blok Didesa Carenang Kabupaten Tangerang
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan Pilih Rating!

- Advertisement -

Berita Populer

IMG 20260908 WA0071
Pemerintahan
Mendagri Minta Kepala Daerah di NTT Segera Gunakan Bantuan Presiden untuk Penanganan Pascagempa
8 September 2026 28 Views
IMG 20260909 112616
Nasional
Sebanyak 220 warga Kabupaten Tasikmalaya menerima bantuan becak listrik melalui program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
9 September 2026 25 Views
IMG 20260910 WA0069
Pemerintahan
LAMBATNYA PELAYANAN PASIEN KECELAKAAN DI PUSKESMAS LABANG, KABUPATEN BANGKALAN, KELUARGA MINTA KEPADA DINAS KESEHATAN UNTUK EVALUASI.
10 September 2026 23 Views
IMG 20260908 WA0064
Nasional
Kumpulkan Jajaran IPPAT dan BPKAD Se-Yogyakarta, Menteri Nusron Sosialisasikan Transformasi Layanan Pertanahan dan Organisasi
8 September 2026 23 Views
IMG 20260912 WA0136
Hukum
Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Anggota BPPKB HDS Yang Diduga Debt Colector, Berujung Laporan Polisi
12 September 2026 22 Views
IMG 20260911 WA0039
Hukum
DPN RAJAWALI Sorot Kasus Narkoba di THM Pontianak: Hukum Harus Berjalan Sampai Tuntas, Bukan Berhenti di Berita!
11 September 2026 22 Views
Jasa Website & Artikel SEO
Jasa Website & Artikel SEO

Pendidikan

Di Hut RI Ke 81,Kadindibud Kota Cilegon ajak masyarakat berkarya dan memajukan pendidikan demi Indonesia yang lebih maju
17 Agustus 2026 49 Views
Mendekati HUT ke-81 Republik Indonesia, Kadisdik Kota Tangerang Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
1 Agustus 2026 47 Views
Saat Hujan Tergenang, Lapangan Upacara SD Negeri Ciruas 5 Dinilai Perlu Segera Direhabilitasi
28 Juli 2026 54 Views
500 Atlet Ramaikan Festival Renang Piala Disdikbud Tangsel 2026, Akuatik Banten Apresiasi Pembinaan Bibit Juara
26 Juli 2026 60 Views
Universitas Paramadina – INDEF: Ini PR Besar RI untuk Tembus Pasar Halal Global
24 Juli 2026 74 Views

Seputar Desa

IMG 20260807 WA0079
Jumat Berkah di Nerogtog: Lurah Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
7 Agustus 2026 31 Views
IMG 20260724 WA0216
Pemerintah Desa Harapankarya Apresiasi Bantuan Rumah Layak Huni Rp25 Juta dari BAZNAS Provinsi Banten
24 Juli 2026 63 Views
Screenshot 20260707 150907
Pencapaian Desa Cawet Sukseskan PTSL 2026 dengan Antusias Pendaftar Warga Desa
7 Juli 2026 193 Views
IMG 20260622 WA0085
FRIC Soroti Sikap Kepala Desa Kaduagung yang Dinilai Sulit Dikonfirmasi, Komitmen Keterbukaan Informasi Dipertanyakan
22 Juni 2026 103 Views
IMG 20260519 WA0030
OPERASIONAL MOBIL SIAGA DESA PANIMBANG JAYA JADI PERDEBATAN
19 Mei 2026 150 Views

Artikel Terkait:

IMG 20250505 164212
Nasional

Membangun Kesatuan pelayanan Kota, API Kota Bekasi laksanakan seminar dengan Narasumber Ahli EQ Trainer Pdt Yosua Iwan Wahyudi

5 Mei 2025 107 Views
IMG 20250411 WA0049
Nasional

Halalbihalal Sekolah di Kota Pekalongan Gaduh Gegara Komite ‘Paksa’ Wali Murid Tandatangani SPI Bernilai Jutaan

11 April 2025 644 Views
IMG 20250907 WA0008
Nasional

Gabungnya wartawan indonesia GWI apresiasi Polres Pandeglang Banten

7 September 2025 123 Views
1743065839250
Nasional

Pemkot Pekalongan Bagikan Bantuan Sosial Kepada 150 Pemulung Terdampak Penutupan TPA Degayu

27 Maret 2025 839 Views
Rasio News
  • rasionews25@gmail.com
  • 0813-2345-7193
  • 0817717715
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Kepsek SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan Akui Tahan Ratusan Ijazah, Begini Kronologisnya
Share
Copyright © 2023 PT. Rafa Canasha Media
Selamat Datang di RasioNews.com!

Masuk ke Akun Anda