Masuk
Rasio NewsRasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Reading: Kehadiran Kembali Partai Kristen: Menemukan “Nilai yang Terlupakan” di Tengah Politik yang Gaduh
Share
Rasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Yudikatif
  • TNI – Polri
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Search
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
Rasio News > Berita > Politik > Kehadiran Kembali Partai Kristen: Menemukan “Nilai yang Terlupakan” di Tengah Politik yang Gaduh
Politik

Kehadiran Kembali Partai Kristen: Menemukan “Nilai yang Terlupakan” di Tengah Politik yang Gaduh

Terakhir diperbarui: 12 Oktober 2025 08:24
Reporter Redaksi Diposting 12 Oktober 2025 309 Views
Share
IMG 20251012 WA0003
SHARE

 

 

Bogor,RasioNews.com  – Bayangkan politik tanpa korupsi, tanpa intrik, tanpa ujaran kebencian. Utopis? Mungkin tidak, jika kita menengok sejarah dan mempertimbangkan kembali peran partai Kristen di Indonesia. Di tengah politik yang semakin gaduh, mungkinkah kita menemukan kembali “nilai yang terlupakan” ini sebagai solusi yang kita cari? Seperti kata pepatah Sunda, “Kudu bisa ngeureut jeung nilik” (harus bisa membagi dan melihat dengan jeli), kita perlu cerdas memilih jalan yang tepat.

Sejarah politik Indonesia mencatat peran penting partai-partai Kristen seperti Parkindo, Partai Katolik, PDKB (Partai Demokrasi Kasih Bangsa), dan PDS (Partai Damai Sejahtera). Mereka bukan sekadar hadir, namun juga berhasil meraih kursi yang signifikan di parlemen, menyuarakan aspirasi dan memperjuangkan nilai-nilai yang diyakini. Mari kita telusuri jejak langkah mereka:

– Parkindo: Partai ini telah eksis sejak era Orde Lama, menjadi wadah aspirasi umat Kristen Protestan. Pada Pemilu 1955, mereka berhasil meraih 8 kursi di parlemen. Parkindo dikenal gigih memperjuangkan keadilan sosial, kesetaraan, dan hak-hak minoritas. Kader-kadernya banyak berkiprah di bidang pendidikan dan pelayanan masyarakat, dengan nilai-nilai solidaritas dan pengabdian sebagai landasan utama perjuangan mereka.
– Partai Katolik: Mewakili aspirasi umat Katolik di Indonesia, partai ini juga memiliki peran penting dalam sejarah politik Indonesia. Pada Pemilu 1955, mereka meraih 6 kursi. Partai Katolik berjuang untuk mewujudkan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia, tanpa memandang perbedaan agama atau latar belakang. Nilai kemanusiaan dan pelayanan kepada sesama menjadi komitmen utama mereka.
– PDKB: Hadir sebagai angin segar di era reformasi, PDKB mengusung semangat kasih dan persatuan. Pada Pemilu 1999, mereka berhasil meraih 5 kursi. PDKB mencoba merangkul berbagai elemen masyarakat, tanpa memandang perbedaan, dengan fokus pada isu-isu kebangsaan, kerukunan antar umat beragama, dan perdamaian. Nilai kasih, persaudaraan, dan toleransi menjadi fondasi utama gerakan mereka, membangun jembatan persatuan di tengah perbedaan.
– PDS: Partai ini sempat menjadi kekuatan yang cukup diperhitungkan di era awal reformasi. Pada Pemilu 2004, mereka meraih 13 kursi. PDS memiliki fokus pada pembangunan ekonomi yang berkeadilan, pemberdayaan masyarakat kecil, serta penegakan etika dan moralitas dalam politik. Mereka berjuang untuk mewujudkan kesejahteraan bagi semua, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab, memastikan setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga:  Daniel Asmorom Resmi Jadi Kader Jabat Wakil Ketua DPD Nasdem Teluk Bintuni dan Paslon Pilbup Teluk Bintuni Bersama DAMAI Daniel Asmorom -Alimudin Baedu

Lebih dari sekadar angka perolehan kursi, partai-partai Kristen ini dikenang karena integritas dan komitmen mereka terhadap nilai-nilai moral. Di tengah hiruk pikuk politik yang seringkali diwarnai praktik-praktik yang kurang terpuji, ada dua fakta yang tak terbantahkan:

1. Tidak ada satu pun kader partai Kristen yang terbukti terlibat kasus korupsi.
2. Tidak ada satu pun kader partai Kristen yang bikin gaduh atau melontarkan pernyataan politik yang menyakiti hati rakyat.

Di era di mana korupsi sudah dianggap “biasa” dan politisi berlomba-lomba mencari sensasi, kehadiran partai yang menjunjung tinggi integritas dan etika menjadi sangat krusial. Ini bukan hanya soal “tidak korupsi”, tapi soal membangun fondasi moral bagi bangsa. Seperti peribahasa Jawa “Ajining diri gumantung ing lathi, ajining raga gumantung ing busana” (harga diri seseorang tergantung pada ucapan, kualitas diri tergantung pada penampilan), integritas dan etika adalah cerminan kualitas diri yang sesungguhnya, yang tercermin dalam setiap tindakan dan keputusan.

Partai Kristen, dengan nilai-nilai universal yang diinspirasi oleh ajaran Kristiani, menawarkan alternatif yang segar dan relevan. Mereka tidak hanya berjanji untuk tidak korupsi, tapi juga berkomitmen untuk:

– Mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan, memastikan setiap kebijakan yang diambil berorientasi pada kesejahteraan seluruh masyarakat.
– Menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan bagi semua warga negara, tanpa memandang agama, suku, atau ras, menciptakan ruang yang inklusif bagi setiap individu untuk berkembang dan berkontribusi.
– Berpolitik secara santun dan konstruktif, tanpa ujaran kebencian atau provokasi, membangun budaya dialog yang sehat dan menghasilkan solusi yang terbaik bagi bangsa.

Indonesia saat ini sedang mengalami polarisasi politik yang mengkhawatirkan. Kelompok-kelompok yang berbeda pandangan saling serang, ujaran kebencian merajalela di media sosial, dan dialog yang konstruktif semakin sulit dilakukan. Dalam situasi seperti ini, kehadiran partai Kristen bisa menjadi jembatan penghubung, merajut kembali persatuan yang mulai terkoyak.

Baca Juga:  Eko Pamuji Sebut Aspirasi Warga yang Diperjuangkannya Telah Terealisasi 100 Persen

Dengan nilai-nilai universal yang mereka anut, partai Kristen dapat menjadi penengah yang adil, mengajak semua pihak untuk berdialog, dan mencari solusi bersama. Mereka dapat menjadi agen perdamaian, membawa semangat rekonsiliasi dan membangun konsensus untuk kepentingan bangsa.

Tentu saja, mendirikan partai Kristen bukanlah solusi instan untuk semua masalah bangsa. Namun, dengan belajar dari sejarah dan menatap masa depan, partai Kristen dapat menawarkan:

– Representasi yang lebih baik bagi kelompok minoritas, memastikan suara mereka didengar dan kepentingan mereka diperjuangkan.
– Alternatif politik yang berlandaskan nilai-nilai moral dan etika, memberikan contoh kepemimpinan yang bersih, jujur, dan bertanggung jawab.
– Kontribusi positif bagi pembangunan bangsa yang inklusif dan berkelanjutan, menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera bagi semua.

Jika Anda merindukan politik yang lebih bersih, lebih santun, dan lebih berpihak pada rakyat, mari kita dukung wacana partai Kristen! Ini bukan hanya soal agama, tapi tentang keberanian untuk menyalakan harapan dan mengukir sejarah baru bagi Indonesia yang kita cintai.

Oleh: Kefas Hervin Devananda (Romo Kefas)

Aktivis dan Rohaniwan, Jurnalis Pewarna Indonesia, serta Wakil Sekretaris Jenderal Partisipasi Kristen Indonesia, yang percaya bahwa setiap kita memiliki peran untuk menciptakan politik yang lebih beradab dan menginspirasi.

Bagikan Berita Ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA IMG 20251011 WA0018 Pelayanan kesehatan Puskesmas sugal desa Mekarsari kecamatan Panimbang Pandeglang Banten cukup baik
BERITA BERIKUTNYA IMG 20251012 WA0005 Bimtek Panitera Pengganti, Badilum Terapkan Sistem Blended Learning
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan Pilih Rating!

- Advertisement -

Berita Populer

IMG 20260611 101812
Nasional
Desa Mekarjaya kecamatan Padakembang kabupaten Tasikmalaya Menyaluran Bantuan Sembako kemensos
11 Juni 2026 26 Views
IMG 20260611 WA0008
Ekonomi
Laporan Tahunan Publik SAPX Express Courier
11 Juni 2026 25 Views
IMG 20260610 WA0009
Ekonomi
SAPX Express Mampu Mencetak Laba Positif di Tengah Melemahnya Kondisi Makro Ekonomi
11 Juni 2026 22 Views
IMG 20260612 WA0050
Nasional
Politik Kebangsaan Kristen: Belajar dari Sejarah, Menyalakan Harapan untuk Indonesia
12 Juni 2026 20 Views
IMG 20260611 WA0035
Hukum
GWI Soroti Dugaan Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Pandeglang Sepi Bagaikan Kuburan Tak Ada pelayanan di Jam Kerja
11 Juni 2026 20 Views
IMG 20260612 WA0055
Pendidikan
Pembangunan Revitalisasi Satuan Pendidikan (SMP) 3 Tunjung Teja Bersumber APBN Seharusnya Swakelola, Diduga Oleh Pihak Ke Tiga Jelas Langgar Aturan
12 Juni 2026 19 Views
Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja
Jasa Backdrop Event Jogja
Jasa Backdrop Jogja

Pendidikan

Pembangunan Revitalisasi Satuan Pendidikan (SMP) 3 Tunjung Teja Bersumber APBN Seharusnya Swakelola, Diduga Oleh Pihak Ke Tiga Jelas Langgar Aturan
12 Juni 2026 19 Views
DARI KETUKAN MENJADI KEBANGGAAN! SEMANGAT DRUMBAND SMP NEGERI 7 WAKRE TERUS DITEMPA
4 Juni 2026 29 Views
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang beserta Staf Mengucapkan , Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 M
1 Juni 2026 37 Views
PSMTI Prihatin Calon Paskibraka Nasional Asal Makasar “Cathlyn Yvaeni Lesmana Gagal Lolos
28 Mei 2026 40 Views
Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon Mengucapkan , Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 M
26 Mei 2026 42 Views

Seputar Desa

IMG 20260519 WA0030
OPERASIONAL MOBIL SIAGA DESA PANIMBANG JAYA JADI PERDEBATAN
19 Mei 2026 64 Views
IMG 20260219 WA0190
Puluhan Juta per Desa, Mesin Mati Total: Ada Apa dengan Dana Desa 2021?
19 Februari 2026 254 Views
IMG 20260218 WA0209
Ketua BPD Waringin kurung”inisial”S N ) Diduga Rangkap Jabatan PNS, Publik Desak Penegakan Aturan
18 Februari 2026 261 Views
Jaga Sumber Air Pegunungan, Harun Abdul Khafizh Dukung Penghijauan Trajumas
22 Desember 2025 334 Views
img 1763207046807
Pekerjaan Dana Desa Cirebon Baru Di Duga Jadi Ajang Korupsi?
15 November 2025 467 Views

Artikel Terkait:

IMG 20241114 WA0129
NasionalPolitik

KPU Adakan Debat Publik Terakhir Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal

14 November 2024 501 Views
IMG 20240620 WA0010
NasionalPolitik

RIBUAN MASA KAWAL MAS PRAS KE KANTOR DPC GERINDRA KABUPATEN TEGAL

20 Juni 2024 572 Views
IMG 20231029 WA0159
PolitikNasional

9 PARTAI KOALISI INDONESIA MAJU KABUPATEN TEGAL BERUSAHA MEMENANGKAN PRABOWO GIBRAN

29 Oktober 2023 374 Views
IMG 20240903 WA0096
artikelNasionalPolitik

14 Impian Pasangan DAMAI : Gebrakan Dalam Membangun Teluk Bintuni Papua Barat Yang Damai,Sehat,Cerdas,Produktif,Maju dan Sejahtera

3 September 2024 342 Views
Rasio News
  • rasionews25@gmail.com
  • 0813-2345-7193
  • 0817717715
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Kehadiran Kembali Partai Kristen: Menemukan “Nilai yang Terlupakan” di Tengah Politik yang Gaduh
Share
Copyright © 2023 PT. Rafa Canasha Media
Selamat Datang di RasioNews.com!

Masuk ke Akun Anda