Masuk
Rasio NewsRasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Reading: Kehadiran Kembali Partai Kristen: Menemukan “Nilai yang Terlupakan” di Tengah Politik yang Gaduh
Share
Rasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Yudikatif
  • TNI – Polri
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Search
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
Rasio News > Berita > Politik > Kehadiran Kembali Partai Kristen: Menemukan “Nilai yang Terlupakan” di Tengah Politik yang Gaduh
Politik

Kehadiran Kembali Partai Kristen: Menemukan “Nilai yang Terlupakan” di Tengah Politik yang Gaduh

Terakhir diperbarui: 12 Oktober 2025 08:24
Reporter Redaksi Diposting 12 Oktober 2025 338 Views
Share
IMG 20251012 WA0003
SHARE

 

 

Bogor,RasioNews.com  – Bayangkan politik tanpa korupsi, tanpa intrik, tanpa ujaran kebencian. Utopis? Mungkin tidak, jika kita menengok sejarah dan mempertimbangkan kembali peran partai Kristen di Indonesia. Di tengah politik yang semakin gaduh, mungkinkah kita menemukan kembali “nilai yang terlupakan” ini sebagai solusi yang kita cari? Seperti kata pepatah Sunda, “Kudu bisa ngeureut jeung nilik” (harus bisa membagi dan melihat dengan jeli), kita perlu cerdas memilih jalan yang tepat.

Sejarah politik Indonesia mencatat peran penting partai-partai Kristen seperti Parkindo, Partai Katolik, PDKB (Partai Demokrasi Kasih Bangsa), dan PDS (Partai Damai Sejahtera). Mereka bukan sekadar hadir, namun juga berhasil meraih kursi yang signifikan di parlemen, menyuarakan aspirasi dan memperjuangkan nilai-nilai yang diyakini. Mari kita telusuri jejak langkah mereka:

– Parkindo: Partai ini telah eksis sejak era Orde Lama, menjadi wadah aspirasi umat Kristen Protestan. Pada Pemilu 1955, mereka berhasil meraih 8 kursi di parlemen. Parkindo dikenal gigih memperjuangkan keadilan sosial, kesetaraan, dan hak-hak minoritas. Kader-kadernya banyak berkiprah di bidang pendidikan dan pelayanan masyarakat, dengan nilai-nilai solidaritas dan pengabdian sebagai landasan utama perjuangan mereka.
– Partai Katolik: Mewakili aspirasi umat Katolik di Indonesia, partai ini juga memiliki peran penting dalam sejarah politik Indonesia. Pada Pemilu 1955, mereka meraih 6 kursi. Partai Katolik berjuang untuk mewujudkan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia, tanpa memandang perbedaan agama atau latar belakang. Nilai kemanusiaan dan pelayanan kepada sesama menjadi komitmen utama mereka.
– PDKB: Hadir sebagai angin segar di era reformasi, PDKB mengusung semangat kasih dan persatuan. Pada Pemilu 1999, mereka berhasil meraih 5 kursi. PDKB mencoba merangkul berbagai elemen masyarakat, tanpa memandang perbedaan, dengan fokus pada isu-isu kebangsaan, kerukunan antar umat beragama, dan perdamaian. Nilai kasih, persaudaraan, dan toleransi menjadi fondasi utama gerakan mereka, membangun jembatan persatuan di tengah perbedaan.
– PDS: Partai ini sempat menjadi kekuatan yang cukup diperhitungkan di era awal reformasi. Pada Pemilu 2004, mereka meraih 13 kursi. PDS memiliki fokus pada pembangunan ekonomi yang berkeadilan, pemberdayaan masyarakat kecil, serta penegakan etika dan moralitas dalam politik. Mereka berjuang untuk mewujudkan kesejahteraan bagi semua, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab, memastikan setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga:  Diduga Proyek Siluman Tanpa Papan Nama, Abaikan KIP

Lebih dari sekadar angka perolehan kursi, partai-partai Kristen ini dikenang karena integritas dan komitmen mereka terhadap nilai-nilai moral. Di tengah hiruk pikuk politik yang seringkali diwarnai praktik-praktik yang kurang terpuji, ada dua fakta yang tak terbantahkan:

1. Tidak ada satu pun kader partai Kristen yang terbukti terlibat kasus korupsi.
2. Tidak ada satu pun kader partai Kristen yang bikin gaduh atau melontarkan pernyataan politik yang menyakiti hati rakyat.

Di era di mana korupsi sudah dianggap “biasa” dan politisi berlomba-lomba mencari sensasi, kehadiran partai yang menjunjung tinggi integritas dan etika menjadi sangat krusial. Ini bukan hanya soal “tidak korupsi”, tapi soal membangun fondasi moral bagi bangsa. Seperti peribahasa Jawa “Ajining diri gumantung ing lathi, ajining raga gumantung ing busana” (harga diri seseorang tergantung pada ucapan, kualitas diri tergantung pada penampilan), integritas dan etika adalah cerminan kualitas diri yang sesungguhnya, yang tercermin dalam setiap tindakan dan keputusan.

Partai Kristen, dengan nilai-nilai universal yang diinspirasi oleh ajaran Kristiani, menawarkan alternatif yang segar dan relevan. Mereka tidak hanya berjanji untuk tidak korupsi, tapi juga berkomitmen untuk:

– Mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan, memastikan setiap kebijakan yang diambil berorientasi pada kesejahteraan seluruh masyarakat.
– Menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan bagi semua warga negara, tanpa memandang agama, suku, atau ras, menciptakan ruang yang inklusif bagi setiap individu untuk berkembang dan berkontribusi.
– Berpolitik secara santun dan konstruktif, tanpa ujaran kebencian atau provokasi, membangun budaya dialog yang sehat dan menghasilkan solusi yang terbaik bagi bangsa.

Indonesia saat ini sedang mengalami polarisasi politik yang mengkhawatirkan. Kelompok-kelompok yang berbeda pandangan saling serang, ujaran kebencian merajalela di media sosial, dan dialog yang konstruktif semakin sulit dilakukan. Dalam situasi seperti ini, kehadiran partai Kristen bisa menjadi jembatan penghubung, merajut kembali persatuan yang mulai terkoyak.

Baca Juga:  Deklarasi Rumah Bersama Pramono dan Rano

Dengan nilai-nilai universal yang mereka anut, partai Kristen dapat menjadi penengah yang adil, mengajak semua pihak untuk berdialog, dan mencari solusi bersama. Mereka dapat menjadi agen perdamaian, membawa semangat rekonsiliasi dan membangun konsensus untuk kepentingan bangsa.

Tentu saja, mendirikan partai Kristen bukanlah solusi instan untuk semua masalah bangsa. Namun, dengan belajar dari sejarah dan menatap masa depan, partai Kristen dapat menawarkan:

– Representasi yang lebih baik bagi kelompok minoritas, memastikan suara mereka didengar dan kepentingan mereka diperjuangkan.
– Alternatif politik yang berlandaskan nilai-nilai moral dan etika, memberikan contoh kepemimpinan yang bersih, jujur, dan bertanggung jawab.
– Kontribusi positif bagi pembangunan bangsa yang inklusif dan berkelanjutan, menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera bagi semua.

Jika Anda merindukan politik yang lebih bersih, lebih santun, dan lebih berpihak pada rakyat, mari kita dukung wacana partai Kristen! Ini bukan hanya soal agama, tapi tentang keberanian untuk menyalakan harapan dan mengukir sejarah baru bagi Indonesia yang kita cintai.

Oleh: Kefas Hervin Devananda (Romo Kefas)

Aktivis dan Rohaniwan, Jurnalis Pewarna Indonesia, serta Wakil Sekretaris Jenderal Partisipasi Kristen Indonesia, yang percaya bahwa setiap kita memiliki peran untuk menciptakan politik yang lebih beradab dan menginspirasi.

Bagikan Berita Ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA IMG 20251011 WA0018 Pelayanan kesehatan Puskesmas sugal desa Mekarsari kecamatan Panimbang Pandeglang Banten cukup baik
BERITA BERIKUTNYA IMG 20251012 WA0005 Bimtek Panitera Pengganti, Badilum Terapkan Sistem Blended Learning
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan Pilih Rating!

- Advertisement -

Berita Populer

IMG 20260909 112616
Nasional
Sebanyak 220 warga Kabupaten Tasikmalaya menerima bantuan becak listrik melalui program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
9 September 2026 30 Views
IMG 20260910 WA0069
Pemerintahan
LAMBATNYA PELAYANAN PASIEN KECELAKAAN DI PUSKESMAS LABANG, KABUPATEN BANGKALAN, KELUARGA MINTA KEPADA DINAS KESEHATAN UNTUK EVALUASI.
10 September 2026 25 Views
IMG 20260911 WA0039
Hukum
DPN RAJAWALI Sorot Kasus Narkoba di THM Pontianak: Hukum Harus Berjalan Sampai Tuntas, Bukan Berhenti di Berita!
11 September 2026 24 Views
IMG 20260909 WA0033
Nasional
Masyarakat Kp Bojongloa Cisoka Lelah Liat Pengukuran, Jalan Tetap Tak Ada Perbaikan, Bupati Tangerang Minta Tinjau
9 September 2026 24 Views
IMG 20260912 WA0136
Hukum
Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Anggota BPPKB HDS Yang Diduga Debt Colector, Berujung Laporan Polisi
12 September 2026 23 Views
IMG 20260913 WA0000
Hukum
Misteri Miliaran Rupiah Dana Publikasi Diskominfo Rohil: Anggaran SiRUP “Gemuk”, Tapi Awak Media Gigit Jari!
13 September 2026 21 Views
Jasa Website & Artikel SEO
Jasa Website & Artikel SEO

Pendidikan

Di Hut RI Ke 81,Kadindibud Kota Cilegon ajak masyarakat berkarya dan memajukan pendidikan demi Indonesia yang lebih maju
17 Agustus 2026 50 Views
Mendekati HUT ke-81 Republik Indonesia, Kadisdik Kota Tangerang Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
1 Agustus 2026 47 Views
Saat Hujan Tergenang, Lapangan Upacara SD Negeri Ciruas 5 Dinilai Perlu Segera Direhabilitasi
28 Juli 2026 54 Views
500 Atlet Ramaikan Festival Renang Piala Disdikbud Tangsel 2026, Akuatik Banten Apresiasi Pembinaan Bibit Juara
26 Juli 2026 60 Views
Universitas Paramadina – INDEF: Ini PR Besar RI untuk Tembus Pasar Halal Global
24 Juli 2026 74 Views

Seputar Desa

IMG 20260807 WA0079
Jumat Berkah di Nerogtog: Lurah Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
7 Agustus 2026 31 Views
IMG 20260724 WA0216
Pemerintah Desa Harapankarya Apresiasi Bantuan Rumah Layak Huni Rp25 Juta dari BAZNAS Provinsi Banten
24 Juli 2026 63 Views
Screenshot 20260707 150907
Pencapaian Desa Cawet Sukseskan PTSL 2026 dengan Antusias Pendaftar Warga Desa
7 Juli 2026 193 Views
IMG 20260622 WA0085
FRIC Soroti Sikap Kepala Desa Kaduagung yang Dinilai Sulit Dikonfirmasi, Komitmen Keterbukaan Informasi Dipertanyakan
22 Juni 2026 103 Views
IMG 20260519 WA0030
OPERASIONAL MOBIL SIAGA DESA PANIMBANG JAYA JADI PERDEBATAN
19 Mei 2026 151 Views

Artikel Terkait:

IMG 20241128 WA0057
Politik

Gundul Masal di Kediaman Calon Bupati 02 di Desa Pirikan Kecamatan Secang Kabupaten Magelang

28 November 2024 222 Views
IMG 20241106 WA0137
Politik

Intan Nurul Hikmah Tinjau Longsor Pagedangan

6 November 2024 144 Views
IMG 20231029 WA0159
PolitikNasional

9 PARTAI KOALISI INDONESIA MAJU KABUPATEN TEGAL BERUSAHA MEMENANGKAN PRABOWO GIBRAN

29 Oktober 2023 392 Views
IMG 20240804 WA0083
artikelPolitik

Profile Jenderal Bintang 3 Maju di Pilkada DKI Jakarta Jalur Independen dan Perorangan.

5 Agustus 2024 229 Views
Rasio News
  • rasionews25@gmail.com
  • 0813-2345-7193
  • 0817717715
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Kehadiran Kembali Partai Kristen: Menemukan “Nilai yang Terlupakan” di Tengah Politik yang Gaduh
Share
Copyright © 2023 PT. Rafa Canasha Media
Selamat Datang di RasioNews.com!

Masuk ke Akun Anda