BATANG-RASIONEWS, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang (KC) Batang mengimbau nasabah meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan digital melalui file aplikasi berformat APK. Imbauan ini disampaikan menyusul laporan kehilangan dana yang dialami seorang nasabah yang diduga menjadi korban penipuan dengan metode rekayasa sosial (social engineering).
Pemimpin BRI KC Batang Maradong Enrico William mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti pengaduan tersebut dengan melakukan investigasi internal. Ia menjelaskan, pelaku memanfaatkan kelengahan korban dengan mengarahkan untuk mengunduh dan menginstal aplikasi tidak resmi di luar kanal distribusi yang sah.
“BRI menyesalkan kejadian ini dan berempati kepada nasabah yang menjadi korban. Namun, penggantian kerugian hanya dapat dilakukan apabila terbukti terjadi akibat kelalaian dari sistem perbankan,” kata Maradong dalam keterangan resmi, Rabu (18/2/2026).
BRI, lanjut dia, telah menemui nasabah yang bersangkutan pada Kamis (22/1/2026) dan Senin (9/2/2026) untuk memaparkan kronologi kejadian kehilangan dana secara rinci. Dalam pertemuan tersebut, bank juga memberikan penjelasan mengenai hasil penelusuran transaksi.
Seiring meningkatnya kasus kejahatan siber, BRI meminta nasabah tidak mengunduh, menginstal, atau mengakses aplikasi dari sumber yang tidak resmi. Bank juga mengingatkan agar nasabah menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan, seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, user ID, password, serta kode one time password (OTP), termasuk kepada pihak yang mengatasnamakan BRI.
Maradong menegaskan, pelaku penipuan kerap menggunakan berbagai saluran komunikasi dan tautan palsu untuk memperoleh data korban. Karena itu, nasabah diminta tidak membagikan informasi pribadi melalui situs atau kanal komunikasi yang tidak dapat dipastikan keasliannya.
BRI juga menekankan bahwa modus social engineering dapat terjadi di berbagai institusi keuangan. Oleh sebab itu, masyarakat perlu meningkatkan literasi digital dan kewaspadaan terhadap tawaran atau pesan mencurigakan.
Untuk memastikan keamanan informasi, BRI mengimbau masyarakat hanya mengakses layanan dan informasi melalui saluran resmi, seperti situs www.bri.co.id� dan akun media sosial resmi BRI. Nasabah yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mengunjungi kantor cabang terdekat atau menghubungi Contact BRI di nomor 1500017.
Marak Modus Social Engineering, BRI Batang Minta Nasabah Tak Unduh Aplikasi di Luar Kanal Resmi
Tinggalkan Ulasan




