Masuk
Rasio NewsRasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Reading: Kekerasan di Balik Lencana: Ketika Aparat Keamanan Menjadi Ancaman bagi Rakyat
Share
Rasio NewsRasio News
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Yudikatif
  • TNI – Polri
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
Search
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Lebih
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hukum
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Edukasi
    • Seputar Desa
    • Advertorial
    • E-Paper
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
Rasio News > Berita > Nasional > Kekerasan di Balik Lencana: Ketika Aparat Keamanan Menjadi Ancaman bagi Rakyat
Nasional

Kekerasan di Balik Lencana: Ketika Aparat Keamanan Menjadi Ancaman bagi Rakyat

Terakhir diperbarui: 29 Agustus 2025 10:37
Reporter Redaksi Diposting 29 Agustus 2025 75 Views
Share
IMG 20250829 WA0015
SHARE

 

Bekasi,RasioNews.com – Di balik lencana yang mereka kenakan, aparat keamanan seringkali dianggap sebagai simbol perlindungan dan keamanan bagi rakyat. Namun, realitasnya seringkali berbeda. Kekerasan dan tindakan represif yang dilakukan oleh aparat keamanan terhadap rakyat telah menjadi fenomena yang berulang kali terjadi. Salah satu contoh terbaru adalah insiden kendaraan taktis Brimob yang melindas pengemudi ojek online di Jakarta Pusat, tepatnya di depan Gedung DPR RI, pada Kamis, 28 Agustus 2025, sekitar pukul 19.25 WIB.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan penyesalan mendalam atas insiden tersebut dan memohon maaf kepada korban, keluarga, dan seluruh keluarga besar ojek online. “Saya sangat menyesali terhadap insiden yang terjadi dan mohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa yang terjadi,” kata Kapolri.

Fasilitas publik seperti kendaraan taktis Brimob dibiayai oleh uang rakyat melalui APBN. Berdasarkan data yang ada, anggaran untuk pengadaan kendaraan taktis Brimob mencapai miliaran rupiah. Namun, penggunaan fasilitas tersebut dalam insiden yang mengakibatkan korban jiwa menimbulkan pertanyaan tentang akuntabilitas aparat keamanan.

Kapolri telah memerintahkan pencarian intensif terhadap seorang pengemudi ojek online yang diduga menjadi korban terlindas mobil rantis Brimob. “Sampai saat ini kami sedang minta Kapolda, Kadiv Propam, dan Tim Pusdokkes untuk mencari keberadaan korban,” ujar Kapolri.

Kita mengapresiasi langkah Kapolri yang menyampaikan penyesalan mendalam dan permohonan maaf atas insiden tersebut. Namun, kita juga berharap Kapolri mengambil langkah-langkah konkret untuk menyikapi kejadian ini, seperti:

Investigasi Thorough: Penyelidikan yang transparan dan independen untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana.
Sanksi bagi Pelaku: Jika ditemukan bahwa anggota Brimob terlibat dalam kejadian ini, maka mereka harus diberikan sanksi yang sesuai dengan peraturan yang berlaku, seperti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.
Peningkatan Pelatihan: Peningkatan pelatihan bagi anggota Brimob tentang cara menghadapi situasi demo dan penggunaan kendaraan taktis yang aman, sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pendidikan dan Pelatihan Polri.
Pengawasan yang Lebih Ketat: Peningkatan pengawasan terhadap anggota Brimob untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Baca Juga:  PROF SUTAN NASOMAL: MENGHIMBAU PRESIDEN RI LIBATKAN BELANDA TERKAIT KASUS BENDUNGAN CIAWI BOGOR

Penggunaan kekerasan oleh aparat keamanan dalam menghadapi demo tidak dapat dibenarkan. Berdasarkan data yang ada, terdapat beberapa kasus kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan dalam menghadapi demo, termasuk penggunaan gas air mata, peluru karet, dan kendaraan taktis. Insiden ini menunjukkan bahwa aparat keamanan perlu meningkatkan profesionalisme dan proporsionalitas dalam menghadapi situasi demo, sesuai dengan Prinsip-Prinsip Dasar tentang Penggunaan Kekuatan dan Senjata Api oleh Petugas Penegak Hukum yang dikeluarkan oleh PBB.

Insiden ini menjadi pelajaran bagi aparat keamanan untuk meningkatkan profesionalisme dan proporsionalitas dalam menghadapi situasi demo. Aparat keamanan perlu memahami bahwa tugas mereka adalah menjaga keamanan dan ketertiban, bukan menimbulkan kekerasan dan korban jiwa. Pemerintah juga perlu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan fasilitas publik oleh aparat keamanan.

Kita menuntut agar Kapolri dan pemerintah mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Ini termasuk meningkatkan profesionalisme dan proporsionalitas aparat keamanan, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan fasilitas publik.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mencanangkan program Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) sebagai upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Namun, insiden ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Kita menuntut agar Kapolri dan Polri benar-benar mengimplementasikan program Presisi dengan sungguh-sungguh dan konsisten.

Kita tidak akan berhenti menuntut keadilan dan perubahan yang lebih baik. Kita akan terus mengkritik dan menuntut perubahan yang lebih baik, sampai aparat keamanan benar-benar menjadi pelindung dan pelayan rakyat, bukan ancaman bagi rakyat. Presisi Polri harus menjadi kenyataan, bukan hanya janji. Kita percaya bahwa dengan bersatu, kita dapat menciptakan perubahan yang lebih baik bagi rakyat dan negara.(Red)

Baca Juga:  JALAN DI ATAS JEMBATAN KUKUN BERLUBANG, SANGAT MEMBAHAYAKAN PENGENDARA, UNIT UPT PEMELIHARAAN KEMANA?

Oleh Kefas Hervin Devananda [Romo Kefas] – Jurnalis Senior – LKBH PEWARNA INDONESIA

Bagikan Berita Ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA IMG 20250829 092402 Ratusan Warga Proto Geruduk Balai Desa, Tuntut Carik Mundur
BERITA BERIKUTNYA IMG 20250829 WA0132 ‎Ratusan Mahasiswa Demo di Puspem Kota Tangerang, Menuntut Walikota dan Wakil Menindak Sanksi Tegas Terhadap PT. Esa Jaya Putra Brand DOMDAS
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan Pilih Rating!

- Advertisement -

Berita Populer

IMG 20260310 WA0158
Hukum
Kelangkaan Obat di RSUD Berkah Pandeglang Disorot, GOW-B Desak Evaluasi Total Manajemen Rumah Sakit
10 Maret 2026 28 Views
IMG 20260310 WA0206
Nasional
Rumah Aspirasi Milik Hasbi Asydiki Jayabaya Disegel, Pasalnya Rumor Beredar Diduga Dijadikan Tempat Ajang Jual Beli dan Mutasi Jabatan
11 Maret 2026 27 Views
IMG 20260311 WA0330
Nasional
Konvensi Injil Nasional 2026: Akademisi Teologi Serukan Kembali Supremasi Injil di Indonesia
12 Maret 2026 25 Views
IMG 20260312 WA0227
Nasional
Diduga Proyek Siluman, Penanganan Longsor Jembatan Sinar Jaya – Mandalawangi Bermasalah
12 Maret 2026 24 Views
IMG 20260312 WA0164
Nasional
Pigai: Pers adalah Pilar Utama Pembangunan Peradaban HAM di Indonesia
12 Maret 2026 24 Views
IMG 20260313 WA0145
Hukum
Sudah Di Tutup Oleh Kasatpol PP, Tempat Pembuangan Sampah Ilegal Masih Saja Beroperasi,Siapa Oknum Yang Terlibat?
13 Maret 2026 23 Views
Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja
Jasa Backdrop Event Jogja
Jasa Backdrop Jogja

Pendidikan

Wisuda 80 Pelajar, Program Kelas Bahasa Inggris PEP Sangasanga Field Siap Berlanjut ke Batch 2
16 Maret 2026 8 Views
Skandal “Papan Tulis Sultan” di Kota Tangerang: Dugaan Mark-Up Rp55 Miliar Menguap di Dinas Pendidikan?
27 Februari 2026 59 Views
Dra. Hj. Yeni Anita Susila M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilegon beserta Staf, Ucapkan Selamat Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H
16 Februari 2026 53 Views
Deden Deni SE.,S.Ap., MM Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan beserta Staf, Ucapkan Selamat Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H
16 Februari 2026 54 Views
Satu Kegiatan Dua Mata Anggaran, Dugaan Penyimpangan TRK SMPN 2 Kelapa Dua Mencuat
28 Januari 2026 74 Views

Seputar Desa

IMG 20260219 WA0190
Puluhan Juta per Desa, Mesin Mati Total: Ada Apa dengan Dana Desa 2021?
19 Februari 2026 55 Views
IMG 20260218 WA0209
Ketua BPD Waringin kurung”inisial”S N ) Diduga Rangkap Jabatan PNS, Publik Desak Penegakan Aturan
18 Februari 2026 63 Views
Jaga Sumber Air Pegunungan, Harun Abdul Khafizh Dukung Penghijauan Trajumas
22 Desember 2025 143 Views
img 1763207046807
Pekerjaan Dana Desa Cirebon Baru Di Duga Jadi Ajang Korupsi?
15 November 2025 283 Views
IMG 20251114 WA0033
 “Warga Cibatu Geram: Alih Fungsi Lapangan Sepak Bola Diduga Sarat Pemalsuan dan Penyalahgunaan Wewenang”
14 November 2025 259 Views

Artikel Terkait:

Screenshot 20250810 074224 Gallery 768x505 1
Nasional

Warga Poncol Protes, Oknum Notaris Tahan Sertifikat Tanah 9 Tahun

10 Agustus 2025 55 Views
IMG 20250629 WA0028
Nasional

Kasih dan Perdamaian: Pdt Gilbert Lumoindong dan Ustadz Derry Sulaiman Menjembatani Perbedaan

30 Juni 2025 77 Views
IMG 20251018 WA0016
Nasional

Dikukuhkan Jadi Ketua KONI 2025-2029, Wabup Jigus: Target Lompatan Prestasi Olahraga Daerah

18 Oktober 2025 45 Views
IMG 20250922 WA0041
Nasional

Toleransi dan Kemakmuran di Kota Bekasi: Kerja Sama Gereja dan Pemerintah

22 September 2025 44 Views
Rasio News
  • rasionews25@gmail.com
  • 0813-2345-7193
  • 0817717715
  • Berita
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • TNI – Polri
  • Yudikatif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Edukasi
  • Seputar Desa
  • Advertorial
  • E-Paper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Kekerasan di Balik Lencana: Ketika Aparat Keamanan Menjadi Ancaman bagi Rakyat
Share
Copyright © 2023 PT. Rafa Canasha Media
Selamat Datang di RasioNews.com!

Masuk ke Akun Anda