Kota Pekalongan-Rasionews, Puluhan orang yang mengaku sebagai warga Medono dan Kraton menutup akses pintu masuk gerai Mie Gacoan di Jalan Imam Bonjol, Kota Pekalongan, Sabtu (11/4) siang. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap rencana penerapan sistem e-parking oleh pihak manajemen.
Penutupan dilakukan dengan menghalangi akses masuk pelanggan dan mengarahkan pengunjung untuk tidak memasuki area restoran dengan alasan tempat usaha sedang tutup. Warga menilai kebijakan parkir elektronik berpotensi mengurangi keterlibatan tenaga parkir dari masyarakat sekitar karena pengelolaan kemungkinan akan diserahkan kepada vendor.
Menurut warga, penerapan sistem tersebut dikhawatirkan mengurangi jumlah personel parkir yang selama ini diberdayakan, sehingga berdampak pada berkurangnya kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.
Legal Manager Mie Gacoan, Zulkarnaen, mengatakan pihak manajemen sebenarnya telah melakukan komunikasi dengan warga yang selama ini mengelola parkir. Ia menegaskan bahwa meskipun sistem e-parking akan diterapkan, masyarakat sekitar tetap akan dilibatkan dalam pengelolaannya.
Namun, mediasi antara pihak manajemen dan warga belum menghasilkan kesepakatan. Hingga berita ini diturunkan, warga masih bertahan di lokasi dan tetap menutup akses masuk, sementara situasi berlangsung kondusif di bawah pengawalan petugas Polres Pekalongan Kota dan Kodim Pekalongan. (Tri)
Penolakan E-Parking, Puluhan Warga Blokade Pintu Masuk Mie Gacoan Pekalongan
Tinggalkan Ulasan




